Bisnis MLM

Akhirnya terjun ke bisnis MLM! MLM merupakan networking bisnis yang tidak asing bagi saya. Sempat beberapa kali mengikuti prospek yang mereka presentasikan, namun tetap tidak membuat saya tertarik untuk bergabung. Seperti biasa, prospektus menyajikan iming-iming gaya hidup jet-set dengan segala kemewahannya di awal yang amat menyilaukan. Namun ketika masuk ke presentasi sistemnya, saya mulai ragu.

Keraguan saya dikarenakan sistem yang ditawarkan adalah member get member, mencari downline sebanyak-banyaknya. Sementara, inti dari bisnis MLM itu sendiri pada hakikatnya adalah penjualan produk. Ngapain cari downline sebanyak-banyaknya kalau pada akhirnya tidak menjual barang? pikir saya saat itu. Ternyata, kesalahan itu ada pada teman yang memprospek saya (kami) pada waktu itu yang lebih menekankan pada rekrut downline sebanyak mungkin, bukan pada perputaran dari produk yang ditawarkan.

Selain itu, sistem marketing masih konvensional banget. Bisa dikatakan sistem marketingnya door to door. Kalau mau pasang iklan di koran/majalah tentu saja membutuhkan biaya yang besar, dan jangkauan pemasaran yang terbatas dan tidak tertarget. Berbeda pada masa sekarang, yang mana era digital sudah begitu menyeluruh, sehingga untuk sistem marketing secara digital/online sangat terbuka.

Dan alasan itulah yang membuat saya akhirnya terjun ke bisnis MLM! MLM apakah yang saya ikuti? well, baca saja tulisan saya selanjutnya.